I
Tak tertahan lagiremang miang sengketa di sini
Dalam lariDihempaskannya pintu keras tak berhingga.
Hancur-luluh sepi seketikaDan paduan dua jiwa.
II
Dari kelam ke malamTertawa-meringis malam menerimanyaIni batu baru tercampung dalam gelita“Mau apa? Rayu dan pelupa,Aku ada! Pilih saja!Bujuk dibeli?Atau sungai sunyi?Mari! Mari!Turut saja!”
Tak kuasa — terengkamla dicengkam malam.
Februari 1943