Aku Ini Binatang Jalang · Chairil Anwar

Chapter 9: Pelarian

I

Tak tertahan lagiremang miang sengketa di sini

Dalam lariDihempaskannya pintu keras tak berhingga.

Hancur-luluh sepi seketikaDan paduan dua jiwa.

II

Dari kelam ke malamTertawa-meringis malam menerimanyaIni batu baru tercampung dalam gelita“Mau apa? Rayu dan pelupa,Aku ada! Pilih saja!Bujuk dibeli?Atau sungai sunyi?Mari! Mari!Turut saja!”

Tak kuasa — terengkamla dicengkam malam.

Februari 1943