Aku Ini Binatang Jalang · Chairil Anwar

Chapter 8: Sendiri

Hidupnya tambah sepi, tambah hampaMalam apa lagila memekik ngeriDicekik kesunyian kamarnya

la membenci. Dirinya dari segalaYang minta perempuan untuk kawannya

Bahaya dari tiap sudut. Mendekat jugaDalam ketakutan-menanti ia menyebut satu nama

Terkejut ia terduduk. Siapa memanggil itu?Ah! Lemah lesu ia tersedu: Ibu! Ibu!

Februari 1943