Aku Ini Binatang Jalang · Chairil Anwar

Chapter 74: Selama Bulan Menyinari Dadanya

Selama bulan menyinari dadanya jadi pualamranjang padang putih tiada batassepilah panggil-panggilanantara aku dan mereka yang bertolakAku bukan lagi si cilik tidak tahu jalandi hadapan berpuluh lorong dan gangmenimbang:ini tempat terikat pada Ida dan ini ruangan “pas bebas”Selama bulan menyinari dadanya jadi pualamranjang padang putih tiada batassepilah panggil-panggilanantara aku dan mereka yang bertolakJuga ibuku yang berjanjitidak meninggalkan sekoci.

Lihatlah cinta jingga luntur:Dan aku yang pilihtinjauan mengabur, daun-daun sekitar gugurrumah tersembunyi dalam cemara rindang tinggipada jendela kaca tiada bayang datang mengambangGundu, gasing, kuda-kudaan, kapal-kapalan dizaman kanak,Lihatlah cinta jingga luntur:Kalau datang nanti topan ajaibmenggulingkan gundu, memutarkan gasingmemacu kuda-kudaan, menghembus kapal-kapalanaku sudah lebih dulu kaku.

1948