buat K.
Jangan salahkan aku, kau kudekapbukan karena setia, lalu pergi gemerencing ketawa!Sebab perempuan susah mengatasiketerharuan penghidupan yang ‘kan dibawakanpadanya...
Sebut namaku! ‘ku datang kembali ke kamarYang kautandai lampu merah, kaktus di jendela,Tidak tahu buat berapa lama, tapi pasti di senja samarRambutku ikal menyinar, kau senapsu dulu kuhela
Sementara biarkan ‘ku hidup yang sudahdijalinkan dalam rahsia...
Cirebon 1946