Betina, jika di barat nantimenjadi gelapturut tenggelam sama sekalijuga yang mengendap,di mukamu tinggal bermain Hidup dan Mati.
Matamu menentang — sebentar dulu! —Kau tidak gamang, hidup kau sintuh, kau cumbu,sekarang senja gosong, tinggal abu...Dalam tubuhmu ramping masih berkejaranPerempuan dan Laki.
1946